Aplikasi ‘Apakah Kamu Mati?’ Mendapatkan Popularitas di Tengah Meningkatnya Gaya Hidup Menyendiri

5

Sebuah aplikasi seluler bernama ‘Are You Dead?’ dengan cepat mendapatkan perhatian di Tiongkok dan negara-negara lain, mencerminkan meningkatnya kekhawatiran mengenai keselamatan dan kesejahteraan orang-orang yang hidup sendirian. Premis aplikasi yang sederhana – yang memerlukan check-in harian untuk mengonfirmasi status pengguna – menimbulkan kekhawatiran nyata bagi jutaan orang.

Bangkitnya Hidup Menyendiri

Aplikasi ini berfungsi dengan meminta pengguna menekan tombol hijau setiap hari. Jika pengguna gagal melakukan check-in selama dua hari berturut-turut, sistem secara otomatis memperingatkan kontak darurat yang ditunjuk. Dipasarkan sebagai “alat keselamatan ringan”, alat ini memberikan bentuk dasar keamanan bagi mereka yang hidup mandiri.

Awalnya diluncurkan sebagai aplikasi gratis pada tahun 2023, ‘Are You Dead?’ dengan cepat naik ke tangga lagu berbayar di App Store Apple. Ini mencapai nomor satu di Tiongkok pada awal Januari, dengan harga 8 yuan (sekitar €1). Secara internasional, dengan nama ‘Demumu’, aplikasi ini kini menempati peringkat di antara dua aplikasi utilitas berbayar teratas di AS, Singapura, dan Hong Kong, sebagian besar didorong oleh penerapannya di komunitas imigran Tiongkok.

Tren Global

Lonjakan popularitas ini sejalan dengan perubahan demografi yang lebih luas: meningkatnya jumlah orang yang hidup sendiri. Di Tiongkok, jumlah rumah tangga dengan satu orang diperkirakan akan mencapai 150 hingga 200 juta pada tahun 2030, menurut Beike Research Institute. Pencipta aplikasi, Mr. Lyu, mencatat bahwa tren ini sering kali disertai dengan rasa kesepian dan ketakutan akan keadaan darurat yang terjadi tanpa ada yang menyadarinya.

Masalah ini tidak hanya terjadi di Tiongkok. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengidentifikasi isolasi sosial sebagai faktor risiko signifikan terhadap penurunan kesehatan mental dan kematian, khususnya di kalangan orang lanjut usia. Survei Uni Eropa pada tahun 2022 juga mengungkapkan bahwa lebih dari sepertiga penduduk Eropa mengalami kesepian, hal ini menyoroti prevalensi masalah ini di negara-negara maju.

Mengapa Ini Penting

Kesuksesan ‘Are You Dead?’ bukan hanya soal aplikasi pintar; ini adalah gejala meningkatnya kebutuhan masyarakat akan rasa aman di dunia yang semakin individualis. Seiring dengan semakin banyaknya orang yang menua, bermigrasi, atau memilih gaya hidup menyendiri, permintaan akan jaring pengaman yang sederhana dan mudah diakses kemungkinan akan terus meningkat. Tren ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana teknologi dapat mengatasi isolasi dan memberikan ketenangan pikiran di masa depan di mana jutaan orang hidup mandiri, namun berpotensi rentan.

Popularitas aplikasi ini menunjukkan bahwa pasar untuk alat keselamatan dasar sangat kuat, dan bahkan aplikasi dengan nama yang tidak wajar pun dapat mengisi ceruk penting dalam masyarakat modern.