Game Awards 2025 memberikan lebih dari sekedar penghargaan; itu berfungsi sebagai platform utama untuk mengungkap game yang akan datang. Dengan persaingan yang ketat antara judul-judul seperti Clair Obscur: Expedition 33 dan Hades 2, acara ini menampilkan serangkaian proyek yang sangat dinantikan, menjanjikan masa depan yang cerah bagi industri game.
Poin Penting dari Pertunjukan
Penghargaan itu sendiri menampilkan Clair Obscur membawa pulang penghargaan besar, tetapi desas-desus sebenarnya datang dari pengumuman game baru. Pengembang terus mendorong batasan baik dalam waralaba yang sudah mapan maupun IP yang sepenuhnya baru. Lonjakan jumlah pengungkapan ini menandakan pasar yang sehat dan kompetitif, dengan studio seperti Larian, Remedy, dan Capcom yang memimpin.
Cuplikan Teratas dan Artinya
Pertunjukan tersebut mencakup beberapa pengungkapan yang sangat dinantikan, masing-masing memiliki daya tarik uniknya sendiri.
Residen Jahat Requiem
Resident Evil Requiem dari Capcom melanjutkan franchise horor dengan Leon Kennedy kembali bersama Grace Ashcroft. Trailer tersebut mengisyaratkan pengalaman baru yang menakutkan, memadukan survival horror dengan gameplay aksi. Serial ini tetap menjadi pemain utama dalam genre ini, dan seri ini diperkirakan akan semakin meningkatkan pertaruhannya.
Kontrol Resonan
Control Resonant dari Remedy melanjutkan apa yang Control tinggalkan, dengan saudara laki-laki Jesse Faden memimpin melawan Hiss di Kota New York yang rusak. Sekuel ini menyarankan penyelaman lebih dalam ke dalam misteri Biro dan memperluas pertarungan berbasis fisika khas game ini.
Diablo 4: Penguasa Kebencian
Diablo 4 dari Blizzard mendapatkan ekspansi besar-besaran dengan Lord of Hatred, memperkenalkan Mephisto sebagai antagonis baru. Kelas Paladin menambahkan dinamika baru pada gameplay, memberi pemain cara baru untuk mengatasi gerombolan iblis. DLC ini kemungkinan akan menghidupkan kembali minat terhadap ARPG saat game ini memasuki tahun kedua.
Penjaga Tinggi
Highguard dari Wildlight Entertainment adalah penembak multipemain serba cepat yang menggabungkan baju besi abad pertengahan dengan persenjataan modern. Diluncurkan pada Januari 2026, judul ini siap untuk mengguncang lanskap penembak kompetitif dengan perpaduan unik antara pengaturan dan aksi.
Keilahian Larian
Setelah kesuksesan Baldur’s Gate 3, Larian Studios kembali ke alam semesta Divinity. Teaser tersebut menunjukkan pengalaman RPG lain, tetapi detailnya masih belum diketahui. Rekam jejak studio memastikan ekspektasi yang tinggi terhadap judul mendatang ini.
Lara Croft: Katalis & Warisan Atlantis
Square Enix menggandakan Lara Croft dengan dua proyek baru: Legacy of Atlantis, sebuah remake dari game asli tahun ’96, dan Catalyst, sebuah seri baru yang akan diluncurkan pada tahun 2027. Langkah ini memanfaatkan nostalgia sambil memperkenalkan petualangan baru untuk pahlawan wanita ikonik tersebut.
Keluaran
Archetype Entertainment, dipimpin oleh mantan pengembang Mass Effect, membawa Exodus ke dunia RPG fiksi ilmiah. Game ini menjanjikan latar fiksi ilmiah yang keras dengan pengaruh dari Interstellar dan Dune. Perpaduan antara mekanisme familiar dengan narasi unik dapat menarik banyak penonton.
Pengungkapan Penting Lainnya
Acara ini juga menampilkan pengumuman untuk Ace Combat 8, Total War: Warhammer 40K, Phantom Blade Zero, dan judul-judul baru Star Wars, yang menampilkan keragaman game yang akan datang.
Melihat ke Depan
Game Awards 2025 menjadi indikator kuat arah industri game. Pengembang berfokus pada menghidupkan kembali waralaba yang sudah ada dan menciptakan pengalaman baru yang ambisius. Beberapa tahun ke depan menjanjikan banyak rilisan menarik, dan banyak hal yang dapat dinantikan oleh para penggemar.


























