Google telah meluncurkan peningkatan signifikan pada kemampuan pembuatan gambar AI dengan merilis Gemini 3 Pro Image, yang dikenal luas sebagai “Nano Banana Pro”. Model baru ini, yang dibangun di atas Gemini 3, bertujuan untuk mengatasi kelemahan utama dalam gambar yang dihasilkan AI—khususnya kesulitan dalam membuat teks yang dapat dibaca—sekaligus juga memperkenalkan keluaran resolusi lebih tinggi dan fitur manipulasi gambar tingkat lanjut.
Peningkatan Kemampuan dan Aksesibilitas
Pembaruan ini berfokus pada peningkatan di tiga bidang utama: pembuatan teks, penanganan gambar referensi, dan resolusi. Pengguna kini dapat menghasilkan gambar dengan teks yang lebih jelas dan akurat, sebuah fitur yang menjadi masalah pada model AI sebelumnya. Gemini 3 Pro Image dapat memanfaatkan hingga 14 gambar referensi, memungkinkan komposisi yang lebih detail dan kompleks. Terakhir, model ini mendukung resolusi hingga 4K, menghadirkan visual berkualitas lebih tinggi.
Pembaruan saat ini tersedia secara global dalam aplikasi Gemini. Untuk mengakses model baru, pilih “Buat gambar” (ditunjukkan dengan 🍌 emoji) dan beralih ke opsi “Model berpikir” di jendela prompt.
Opsi Biaya dan Akses
Meskipun Nano Banana Pro dapat diakses secara gratis, pengguna akan menghadapi batasan generasi lebih cepat dibandingkan pengguna dengan langganan berbayar. Langganan Google AI mulai dari $20 per bulan. Setelah kredit gratis habis, sistem akan kembali ke model standar. Model ini juga terintegrasi ke dalam Gemini API, Google AI Studio, dan Flow.
Mengatasi Artefak Gambar AI
Generator gambar AI secara historis kesulitan dalam merender teks secara akurat, sehingga menghasilkan karakter yang terdistorsi atau tidak terbaca. GPT-Image-1 OpenAI membuat kemajuan awal dalam bidang ini, namun keandalan masih menjadi masalah. Google mengklaim Nano Banana Pro secara signifikan meningkatkan rendering teks, berpotensi memungkinkan pembuatan infografis yang dihasilkan AI dengan teks yang dapat dibaca. Integrasi Gemini dengan Google Search (dan AI Mode untuk pelanggan Pro) semakin meningkatkan kemampuan ini.
Tanda Air dan Deteksi AI
Google juga mengubah pendekatannya terhadap tanda air. Pelanggan tingkat tinggi (paket Ultra seharga $250/bulan) kini dapat menghapus tanda air yang dihasilkan AI, sehingga lebih sulit membedakan antara gambar buatan AI dan gambar asli. Meskipun demikian, Google menegaskan bahwa sistem SynthID-nya—tanda air tak kasat mata yang disematkan pada konten yang dihasilkan—akan memungkinkan Gemini mengidentifikasi gambar yang dibuat oleh AI jika diunggah untuk verifikasi. Efektivitas SynthID masih harus dilihat.
Warisan “Nano Pisang”.
Nama “Nano Banana Pro” berasal dari iterasi sebelumnya, Gemini 2.5 Flash Image, yang dirilis awal musim panas ini. Penguji awal memuji konsistensi karakternya, yang berarti model tersebut dapat mengedit foto yang ada tanpa mengganggu orang atau objek di dalamnya. Konvensi penamaan yang lucu ini, yang diperkuat oleh para eksekutif Google, dengan cepat menarik perhatian dan menjadi julukan tidak resmi untuk model tersebut.
Gemini 3: Peningkatan yang Lebih Luas
Peluncuran Nano Banana Pro merupakan bagian dari pembaruan Gemini 3 yang lebih besar. Perubahan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman AI yang lebih cerdas dan tidak terlalu bias bagi pengguna Gemini. Hal ini mencakup peningkatan di berbagai aspek sistem AI, bukan hanya pembuatan gambar.
Kesimpulannya, Nano Banana Pro dari Google mewakili langkah maju dalam pembuatan gambar AI, mengatasi masalah lama terkait kejelasan teks, resolusi, dan transparansi tanda air. Pembaruan ini menggarisbawahi pesatnya evolusi alat AI dan menimbulkan pertanyaan tentang semakin sulitnya membedakan antara konten buatan AI dan konten asli.






























