додому Internet & TI Pesan Instan & Komunikasi Memulihkan teks yang hilang: Sejarah dan ilmu palimpsests

Memulihkan teks yang hilang: Sejarah dan ilmu palimpsests

Palimpsest adalah sebuah naskah yang berbentuk gulungan atau kodeks yang telah dikikis hingga bersih sehingga dapat dituliskan teks baru di atasnya. Tulisan lama tidak hilang begitu saja. Itu terletak di bawahnya, menunggu untuk ditemukan. Sekalipun perkamennya sudah usang dan tampak seperti ruang kosong, Anda dapat memulihkan teks yang terhapus di laboratorium. Anda hanya perlu alat yang tepat.

“Teks yang mendasarinya dikatakan ‘di palimpsest’, dan, meskipun perkamen atau permukaan lainnya banyak yang terkelupas, teks yang lebih tua dapat diperoleh kembali di laboratorium dengan cara seperti penggunaan sinar ultraviolet.”

Anggap saja sebagai pemulihan data digital untuk kertas fisik. Anda menimpa file tersebut, tetapi potongannya masih ada, samar dan tidak jelas.

Mengapa menulis ulang sejarah?

Biasanya alasannya adalah uang. Perkamen itu mahal. Membuat kulit baru dari domba atau anak sapi membutuhkan waktu dan sumber daya. Mengikis halaman lama hingga bersih lebih murah. Ini adalah kertas daur ulang versi abad pertengahan.

Tapi ada sudut lain. Terkadang ini tentang iman. Sebuah manuskrip Yunani kafir mungkin diubah agar memuat kata-kata seorang Bapa Gereja. Teks lama dihapus untuk memberi ruang bagi sesuatu yang lebih suci. Bukan hanya ekonomi. Itu adalah ideologi.

Bagaimana kita membaca yang tidak terbaca?

Anda tidak bisa hanya membaca palimpsest dengan mata Anda. Tintanya memudar. Permukaannya penuh bekas luka. Anda membutuhkan sains. Sinar ultraviolet membantu mengungkap apa yang tersembunyi. Bahan kimia dalam tinta lama bereaksi berbeda dibandingkan tinta baru. Mereka muncul sebagai bayangan.

Ini bukan hanya keingintahuan akademis. Pemulihan ini mengubah apa yang kita ketahui tentang sejarah. Kami kehilangan teks jika kami tidak melihat lebih dekat. Kami menemukannya jika kami menggunakan cahaya yang tepat.

Naskah mana yang masih bertahan?

Tidak semua palimpsest diciptakan sama. Beberapa terlalu rusak. Yang lainnya dikikis terlalu agresif. Yang terbaik menyimpan cukup residu untuk dibaca. Motif pembuatannya biasanya karena alasan ekonomi. Menggunakan kembali perkamen lebih murah daripada menyiapkan kulit baru.

Namun sudut pandang kesalehan Kristen juga penting. Ini menjelaskan mengapa beberapa teks pagan sengaja dihancurkan. Tidak dibuang. Diganti. Permukaannya terkelupas. Teks lama dapat dipulihkan.

Apakah penting kita membaca kata-kata hantu? Itu penting karena masa lalu selalu berada di bawah masa kini. Terkadang Anda hanya membutuhkan sinar ultraviolet untuk melihatnya.

Exit mobile version