Pasar prediksi online Kalshi menghadapi tekanan hukum yang meningkat, dengan hakim Nevada mengeluarkan larangan sementara atas operasinya di negara bagian tersebut. Hal ini terjadi hanya beberapa hari setelah jaksa agung Arizona mengajukan tuntutan pidana terhadap perusahaan tersebut, menuduhnya melakukan perjudian ilegal. Masalah intinya? Apakah Kalshi, yang terdaftar di Komisi Perdagangan Berjangka Komoditi (CFTC) federal, dikecualikan dari undang-undang perjudian negara bagian.
Tindakan dan Dasar Hukum Nevada
Dewan Kontrol Permainan Nevada menggugat Kalshi pada bulan Februari, dengan alasan bahwa platform tersebut beroperasi tanpa lisensi permainan yang diperlukan dan mengizinkan pengguna di bawah umur – keduanya merupakan pelanggaran hukum negara bagian. Pada hari Jumat, Hakim Jason D. Woodbury memberikan perintah penahanan sementara, dengan alasan bahwa Kalshi berfungsi sebagai “permainan persentase” (perjudian) dengan mengambil komisi dari transaksi pengguna.
Kalshi berpendapat bahwa pengawasan federal dari CFTC menggantikan peraturan negara bagian. Namun, Hakim Woodbury mengakui bahwa pengadilan tidak secara konsisten mendukung klaim ini, sehingga Kalshi rentan terhadap penegakan hukum oleh negara. Keputusan ini mengikuti larangan serupa terhadap pesaing seperti Coinbase dan Polymarket, yang menunjukkan tren yang jelas dalam pendirian Nevada.
Yurisdiksi Federal vs. Negara Bagian
Konflik ini bukanlah hal baru. Sementara pejabat negara bagian melakukan tindakan keras, ketua CFTC, Mike Selig, secara terbuka mengecam tuntutan pidana Arizona sebagai sengketa yurisdiksi yang “sama sekali tidak pantas”. Hal ini menyoroti ketegangan yang semakin meningkat: Negara-negara memandang pasar prediksi sebagai perjudian, sedangkan CFTC memandangnya sebagai instrumen keuangan yang sah.
Situasi ini kemungkinan besar mengarah pada pertikaian hukum yang lebih besar. Negara-negara semakin menargetkan platform seperti Kalshi dan Polymarket, sementara CFTC tampaknya siap membela industri tersebut.
Apa Artinya
Masalah Kalshi mencerminkan ketidakpastian peraturan yang lebih dalam seputar pasar prediksi. Kurangnya pedoman federal yang jelas membuat perusahaan seperti Kalshi bergantung pada undang-undang masing-masing negara bagian. Pertarungan antara yurisdiksi negara bagian dan federal masih jauh dari selesai, dan kasus di Nevada ini hanyalah salah satu front dalam perang yang semakin meluas mengenai masa depan platform-platform ini.
